Ada Kamu, Aku Ada
Judul di atas bukan judul sebuah film, melainkan perjalananku selama 99 hari ikut nibrung dan berselancar di WP. Ku jalanlan blog Wpku dengan sepengetahuan-Nya meski banyak hal-hal yang diluar batas kemampuanku. Canda, sindiran, pujian, umpatan, kritikan, pencerahan dan masih banyak rambu-rambu yang harus kumengerti. Thank U, Allah. Karena-Mu aku meminta petunjuk.
”Ya Rabb, Tuntunlah perkataan, perbuatan, dan keteguhan hati untuk mendapatkan ridlo-Mu”.
Allah Ta’ala berfirman: “Katakanlah: Bahwasanya Aku hendak menasihati kepadamu sekalian perkara satu saja, yaitu supaya engkau sekalian berdiri di hadapan Allah berdua-duaan atau sendiri-sendiri, kemudian engkau sekalian memikirkan bahwa bukanlah kawanmu itu terkena penyakit gila. Tidaklah kawanmu itu melainkan seorang yang memberikan peringatan kepadamu sekalian sebelum datangnya siksa yang amat sangat.” (Saba’: 46)
”Ya Rabb, ampuni jika selama ini aku mendustakan-Mu, meremehkan Keagungan-Mu, melupakan kasih sayang-Mu, ampuni jika nikmat yang Kau berikan aku gunakan untuk berkhianat kepada-Mu, ampuni jikalau aku begitu sombong kepada-Mu”.
Dari Abu Hurairah r.a. pula dari Nabi S.A.W., sabdanya: “Jikalau Allah Ta’ala itu mencintai seseorang hamba, maka Dia memanggil Jibril untuk memberitahukan bahawa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu-hai Jibril–si Fulan itu. Jibril lalu mencintainya, kemudian ia mengundang kepada seluruh penghuni langit memberitahukan bahawa Allah mencintai si Fulan, maka cintailah olehmu semua–hai penghuni-penghuni langit-si Fulan itu. Para penghuni langitpun lalu mencintainya. Setelah itu diletakkanlah penerimaan baginya – yang dimaksudkan ialah kecintaan padanya-dikalangan penghuni bumi.” (Muttafaq ‘alaih)
Ya ”Aliim, Yang Maha Mengetahui (ilmu), ampuni jika dalam pencarian dan menerapkan ilmu dan pengetahuanku telah merusak keindahan yang Engkau ciptakan.
Rasulullah SAW bersabda : ”Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah membuatnya berjalan di salah satu jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat meletakkan sayap-sayap karena ridha kepada pencari ilmu. Sesungguhnya orangberilmu dimintakan ampunan oleh makhluk yang berada di langit dan bumi, serta ikan di tengah air. Sesungguhnya keutamaan orang berilmu atas ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan pada saat purnama atas seluruh bintang. Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, namun mewariskan ilmu. Barangsiapa mendapatkannya, ia mendapatkan keuntungan yang besar”. (Diriwayatkan Ahmad, At-Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah dan Ad-Darimi)
”Sungguh, Kami telah ciptakan manusia dan Kami tahu apa yang dibisikkan hatinya kepadanya. Kami lebih dekat kepadanya dari urat lehernya”. (Qaaf: 16)
Mei 25, 2008 pada 4:20 am
AMIEn… AMIEN…
sudah mengira judul film padahal heheuh
November 19, 2008 pada 9:17 am
harta yang di miliki seorang perempuan adalah harga dirinya apa bila seorang perempuan sudah tidak mempunyai harga diri berarti sudah tidak berharga tak ubahnya seperti bangkai