Anak Saya Tidak Boleh Miskin
Orang tua mana yang tega melihat anaknya nanti menjadi orang miskin. Segala kebutuhan untuk hidup sangat kurang bahkan tergantung pada orang lain yang mengibakannya. Sudah tidak relevan untuk diperdebatkan tentang jumlah angka kemiskinan di negara ini, berapapun jumlahnya, mereka sangat membutuhkan uluran tangan kita yang mempunyai rejeki lebih. Jangankan kebutuhan sekunder, kebutuhan pokok saja untuk hari ini mereka masih berpikir dan selalu mencari jalan bagaimana cara untuk bertahan hidup.
Anak-anak ini sangat ceria meskipun orang tua mereka hidupnya ”Senin-Kamis”. Orang tua mana yang tidak bangga dapat mensekolahkan anaknya, meski untuk hidup sehari-hari saja susah. Sebagian dari mereka yang memang membutuhkan mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang direalisasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Salah satu tujuan PKH ini adalah mengembangkan dan meningkatkan angka partisipasi Wajib Belajar.
Meski orang tuaku hidupnya pas-pasan tapi aku tidak mau menyusahkan orang lain. Apapun yang bisa aku lakukan untuk lingkungan sekitar aku akan berikan. Hanya inilah yang bisa aku berikan selagi masih muda, dan selalu ingat bahwa orang tualah yang berjasa untuk hidupku kelak. Insya Allah, Yang Maha Pengasih dan Penyayang selalu memberikan yang terbaik buat kita.


Nopember 20, 2008 pada 4:01 am
Apa itu Program keluarga Harapan meraih keluarga Sejahtera silahkan meluncur ke webnya Kementerian [...] atau Instansi terkait, Kecamatan di tempat anda.
Nopember 20, 2008 pada 7:34 am
miskin ilmu apa miskin harta?
Nopember 20, 2008 pada 10:15 am
mari sukseskan Program Keluarga Harapan (PKH)…
utk anak2 Indonesia…
Nopember 20, 2008 pada 1:52 pm
semoga sukses deh programnya
anak-anak adalah penerus bangsa nantinya
Nopember 21, 2008 pada 12:54 am
Mereka adalah penerus perjuangan bangsa, bukan yang dibebani penderitaan bangsa ya kang. Semoga semua jadi lebih baik. . .
Nopember 21, 2008 pada 4:02 am
sebagai pengganti BLT ya
Nopember 21, 2008 pada 5:00 am
Semoga program PKH dapat sukses sesuai tujuannya. Pasti sangat banyak masyarakat kita yang tertolong.
Nopember 21, 2008 pada 6:56 am
Gitu mbaca judul…” SEJUTU BANG !!…….Lanjut bacanya…
Harapan kita program KPH benar2 menjangkau masyarakat merata bagi yg benar2 patut mendapatkan. Khusus wajib belajar utk semua tingkat kemampuan kecerdasan ( bukan cuma yg memiliki nilai di “atas” rata2 saja, amien
Nopember 21, 2008 pada 12:42 pm
@ suwung : yang dimaksud miskin disini adalah miskin harta, karena bagaimanapun juga belajar/bersekolah membutuhkan dana yg relatif tidak kecil.
@ nono : terima dukungannya
@ Dunia Ely : anak sebagai generasi penerus bangsa kudu cerdas ESQ-nya
@ s Ha : matur suwun s H a suport-nya
@ suryo : bisa jadi pengganti BLT yg notabene hanya membuat sebagian masyarakat kita hanya biso nrimo
@ suhadinet : Insya Allah sesuai harapan kita semua
@ Rita : semoga anak Indonesia dapat menempuh pendidikan yang layak, tidak ada yg namanya putus sekolah, buta huruf dan menjadi tulang punggung bangsa ini.
Nopember 21, 2008 pada 3:07 pm
Wah Masalah Duit Yah……..
Duit emang bukan segalanya tapi tanpa duit kadang kita gak bisa apa2
Jauh Dibalik itu semua Smoga Diberi kekayaan hati untuk tetap menjalani hidup dengan baik dan siap membantu orang yang butuh bantuan dan layak untuk diberikan bantuan
Nopember 22, 2008 pada 8:03 am
Saya setuju bang. Anak kita adalah penerus kita. Harus beribu-ribu kali lipat lebih sukses dari pada kita.
Nopember 23, 2008 pada 9:49 pm
sungguh tulisan yang ini bikin aku terharu bang.satu bintang pujian untuk karya abangku ini.
salam hangat selalu
Nopember 24, 2008 pada 4:49 pm
bravo PKH,Go namakuananda…keep fight to good future for Indonesia children.Never give up to fight and…smile(for me?)hehehe…
Nopember 24, 2008 pada 10:38 pm
itulah kenapa saya berusaha biar anak-anak saya nggak menderita. materi maupus psikis…
April 16, 2009 pada 9:03 pm
Salam dari Pendamping PKH Kabupaten Mojokerto
blog non-official PKH Kabupaten Mojokerto