Satpam Parkiranku Bernama Akismet
Rumah tanpa pintu, dapat di deskripsikan bahwa bangunan itu sengaja di desain tanpa tembok dan sekat seperti layaknya gazebo, angkringan, orang bisa tidur-tiduran dimana saja, angin dapat bebas masuk dari segala penjuru. Padahal untuk dapat dikatakan bahwa bangunan itu sebuah rumah adalah paling tidak harus memiliki kamar/ruangan. Dalam KBBI dijelaskan bahwa pintu adalah tempat untuk masuk dan keluar. Pintu sebuah rumah seperti halnya dengan pintu mobil, Fungsi pintu itu dapat berperan sebagai penjaga privacy /hal yang bersifat pribadi yang menghubungkan antar ruangan di dalam rumah, begitu juga dengan pintu mobil sebagai pengaman bagi pengendara. Lain halnya dengan Bus tanpa pintu supir.
Keamanan dan kenyamanan rumah. Ada beberapa ragam bentuk yang dapat diterapkan, misal ; memasang pagar pada halaman rumah yang dilengkapi dengan bel untuk memudahkan penghuni pengetahui tamu yang akan berkunjung ; memasang CCTV (Closed-Circuit TeleVisionun), sebuah kamera yang terhubung dengan monitor display; finger print dan masih banyak lagi bentuk security tergantung si empunya rumah. Nah, Yang paling “seksi” adalah memberdayakan seorang Satpam. Karena seorang Satpam dapat langsung bertindak jika ada hal yang mencurigakan terhadap tuannya.
Satpam/Satuan Pengamanan. Bloger pasti kenal yang namanya Akismet (automatic kismet), dia layaknya seorang Satpam di blog kita. Layanan penangkap/penyaring spam ini secara otomatis penangkap komentar yang sekiranya membahayakan yang dapat mengancam disintegrasi parkiran hehehe.. :lebay: Sudah 790 spam yang tertangkap basah oleh satpamku ini. Sempat kaget juga ketika beberapa bloger terjerat. Dalam bulan ini ada mas Edi PSW, bloger Surabaya ini padahal sudah ku kenal 3 tahun silam, Lajang yang suka tertawa dan “anak Ganesha” ; asopusitemus, dan beberapa sahabat bloger yang baru singgah di parkiranku. Maaf, memang satpamku ini sudah mendapat pelatihan khusus dari sananya, jika kurang nyaman ketika bertamu please 4 give
tapi sekarang dia sepertinya sudah familiar dengan bloger-bloger ini. Unspammed by namakuananda
Konon katanya Akismet ini tidak suka dengan komentar yang berbau link-back (link yang di sorot), tersebunyi dan menyesatkan. Dia selalu bertanya ; jika ada komentar yang meragukan semuanya diserahkan kepada si empunya parkiran, tinggal pilih; spam – unspam bisa juga ditangguhkan dulu. Tapi dapat juga bukan kesalahan si satpam, ketika berkomentar mungkin web host tidak mencapai Markas server Akismet. Blog ini saja terkadang di tahan dulu jika koment kunjungan pertama/ Your comment will be visible after approval. Memang rada aneh, terkadang koment yang gag jelas juntrungannya, ngomel-ngomel sendiri dari Open ID masih bisa diloloskan, walhasil si empunya kebobolan dengan tamu yang tak di undang. Di Parkiranku sendiri masih ada 2 spam yang aku tahan dan 1 yang ditangguhkan. Karena dia sudah terlatih, pastinya si tamu langsung teridentifikasi IP addressnya, buatku IP address dari sahahat bloger itu sangat perlu.
Kalo sahabat merasa komentarnya sering di cap spam oleh Akismet langsung aja kontak markasnya dengan menulis imel : “Bang, kalo ane koment kok langsung di cap spam dan tidak nongol sih, padahal ane khan orangnye bersahabat, baik hati dan tidak sombong. Ya.. bang..ya… aku sumpeh mati deh, ane kagak ada niatan untuk buang sampah ditempat sahabat ane itu”. Sebagai catatan, kirim dengan bahasa yang Akismet kenal jangan pake Lu-gue, sampeyan-panjenangan ye, jangan-jangan malah dicap spam lage sama Bang Kismet
Woukehlah kalo begitu, selamat berlibur, BW TTDJ
Like this:
Masukan ini dipos pada 29 Mei 2011 07:46 dan disimpan pada Manajemen Diri, namakuananda, Story dengan kaitan (tags) akismet, bloger, rumah, security, web blog, wordpress. Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan, atau trackback dari situs anda.
29 Mei 2011 pada 08:14
Oh, komentar saya pernah dijaring razia?
Tak mengapa, mungkin satpamnya pangling melihat wajah saya yang habis cukur kumis dan rambut ini.
29 Mei 2011 pada 08:22
Hebat satpamnya… tak pilih bulu, hanya pilih kata
29 Mei 2011 pada 08:53
pengamanannya sangat ketat di setiap pintu ada kayanya…
29 Mei 2011 pada 09:15
Hahaha, sama masbro beberapa komentar di blog saya juga dianggap spam oleh akismet
29 Mei 2011 pada 10:27
Wah saya juga mau rekrut satpam akismet mas, di blog saya, mumpung pake disqus. Tapi bingung cara settingnya -__-
29 Mei 2011 pada 10:58
pengamanan yg ketat..da jg coment yg terdetek spam..gmna jlsin’a yah..huupp..msih newbie
29 Mei 2011 pada 11:37
satpam tempatku lebih gawat,
komenku sendiri aja kena spam kok..he..he…
kayaknya satpamnya udah overtraining tuh…
29 Mei 2011 pada 14:25
hihihi… kasihan sahabat blogger yang sudah sering wara-wiri malah ke rajia satpam.
29 Mei 2011 pada 23:57
Wah ada satpam juga yaa…
30 Mei 2011 pada 09:09
Saleum,
mudah2an koment saya ini gak di tangkap olehnya…
saleum dmilano
30 Mei 2011 pada 16:34
wah saya sendiri belum begitu paham dengan komentar yang terkategori SPAM menurut bang Satpam.
jadi, apakah koment saya ini termasuk incaran satpam?
30 Mei 2011 pada 18:42
sapeyan kena?
wealah
repot ki..
cerita tentang akismetnya menarik pakdhe..
perumpaman2ne bikin ngekek dewe….
satpam lah
bus tanpa sopir lah
dst…..
30 Mei 2011 pada 19:52
(lanjutin balasan komentar)
Iya, tinggal ambil semacam nomor2 gitu di situs satpam itu (satpam aja punya situs). Tapi males daftarnya :p
30 Mei 2011 pada 21:03
lo satpamnya gaji bulananya berapa ya?.hehehe
1 Juni 2011 pada 11:25
Sayang Akismet nggak kerja di Blogspot ya. Akibatnya Blogspot saya sering kebobolan spam dan saya mesti rajin bersihin kotak moderasi satu per satu..
16 Juni 2011 pada 21:13
[...] Oh no, oh yes…ada security di label Revolusi Cara belajar, sekilas dibenak langsung muncul; hmmm…keknya cracker lagi sendau gurau, ternyata tidak. Kata Security yang di index si mbah gugel hanyalah Satpam Parkiranku yang bernama Akismet. [...]