Apa Yang Anda Lihat

titik-hitam.jpg

Apa yang anda lihat pada gambar di atas. Kebanyakan orang akan menjawab, ”Aku melihat sebuah titik hitam”. Atau, ”Titik hitam di atas warna putih” dan sebagainya. Jawaban itu tidak benar seutuhnya. Jawaban yang lengkap adalah ” Aku melihat banyak putih dimana-mana dan ada sebuah titik hitam ditengah-tengah”. Kita melihat apa yang kita ingin lihat, dan mengabaikan hal-hal lain yang tidak menarik perhatian kita. Jika kita melhat kepada orang lain, kita cenderung untuk melihat kesalahan-kesalahan atau hal-hal yang buruk meskipun banyak sisi lain yang baik. Kita harus memahami bahwa apapun yang kita pikirkan, maka seperti itulah kita akan menjadi.

Sebuah kisah. Setiap bangun pagi si istri selalu bercerita kepada suaminya tentang tetangganya yang mencuci dan menjemur pakaiannya yang selalu tidak bersih. Yah, ”Aku tidak memahami tetanga kita. Dia kok cuci baju selalu kotor sih? Apa tidak pakai detergen? Atau airnya kotor?”. Suaminya berkata, ”Mengapa perdulikan tetanga kita? Kalo Mama, nyucinya udah bersih tidak?”. Namun si istri tidak memperdulikan celoteh suaminya. Setiap pagi sambil bersenam si istri memperhatikan cara mencuci dan menjemur pakaian tetangganya tadi.

Pada suatu hari si istri bergegas ke bawah dan kali ini tatapannya berbeda. ”Aku tidak tahu apa yang terjadi hari ini. Baju-baju yang dijemur tetangga kita bersih”. Si istri bertanya-tanya, ”bagaimana dia mencuci pakainnya hari ini”. Si suami tertawa dan berkata, ” Aku ini bangun lebih pagi dari kamu dan membersihkan kaca jendelakita. Sebelumnya, jendela itu kotor sehingga ketika kamu melihat keluar semuanya nampak kotor. Namun hari ini, kaca itu bersih dan terang, jadi kamu melihat semuanya bersih di luar”. Kisah ini mungkin dapat diterapkan dalam pembelajaran.

apa-yang-kita-lihat.png
by gama

4 Tanggapan to “Apa Yang Anda Lihat”

  1. Waduhh, dalemm tuh hikmahnya.. lalu bagaimana jika manajemen di lembaga atau organisasi yang kita hadapi “bermasalah” dan menyebabkan kerugian banyak pihak, apa kita harus tetap berprasangka baik atau “ganti kacamata”? Saat ini malah, rasanya titik hitam itu tidak satu, tapi bisa berkembang biak jd ratusan! hehehe.. jadi curhat. Buntut2nya cuman bersyukur..masih untung bisa kuliah..😀

  2. sama nih kaya’ blogku hitam semua.🙂 pokoknya dibuat FUN aja, emang kita harus banyak belajar dari orang lain. Learning is most effective when it’s fun & pake kaca mata kita sendiri.

  3. Fatchur99 Says:

    Mata bisa menipu ato Jangan percaya pada apa yang anda lihat. mungkin kata2 itu cukup cocok untuk ilustrasi diatas. Agak susah mengubah cara pandang kita terhadap suatu pemandangan yang salah.

  4. Fatchur99 Says:

    Tentang gambar yang pertama “hitam diatas putih” jawaban pertama dan yang kedua sama2 benar dan tidak bisa menyalahkan satu sama lain karena kalo kita melihat bagaiman proses hingga jawaban yang pertam muncul adalah, mata kita melihat suatu objek berwaran hitam diatas warna putih tentu saja hal itu akan merangsang otak kita dan kita akan terfokus kesana sehingga muncul jawan pertama dan secara lami semua orang akan melakukan hal itu. jawaban yang kedua adalah kita tidak puas dengan apa yang kita lihat dan opini umum akhirnya otak kita akan menganalisa lagi sekeliling/ lingkungan dengan seksama dan mencari sesuatu yang tidak kita fikirkan sebelumnya khususnya tentang warna putih yang sebenarnya dominan. Namun kita harus ingat seringkali warna yang dijadikan object latar ato bacground sering diabaikan karena pada dasarnya yang ingin ditampilkan adalah onbject yang utama karena latar berfungsi untuk menonjolkan atau pendukung dari object utama. Tapi gaya berfikir terbalik bagus juga terutama untuk menganalisa masalah yang rumit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: