Kacamata Hijau

Sebuah kisah, seorang kaya yang tinggal di sebuah desa. Dia selalu emosional dan hampir selalu mengalami pusing kepala yang sangat berat. Pada suatu hari dia membuat pengumuman kepada masyarakat bahwa dia akan memberi hadiah besar kepada siapapun yang dapat menyembuhkannya dari rasa pusing yang berat. Banyak orang, termasuk para dokter dating menawarkan cara untuk menyembuhkan penyakitnya, namun tidak terjadi kemajuan yang berarti.Pada suatu hari, seorang anak muda datang mngunjungi si kaya dan diberi tahu tentang penyakitnya, anak itu berkata, “ Sangat mudah untuk mengobati pusingmu. Apa yang harus engkau lakukan adalah melihat warna hijau di mana—mana, sepanjang waktu!” si orang kaya sangat gembira karena ini merupakan hal yang mudah untuk dilakukannya.

Hari berikutnya, si kaya menyewa ratusan tukang cat untuk mengecat seluruh desa dengan cat hijau dan membeli pakaian hijau untuk semua penduduk desa agar dipakai. Dia sekarang melihat warna hijau dimana-mana, dan pusingnya mulai hilang, dia sekarang bisa tersenyum dan bahagia.

Beberapa bulan kemudian anak muda itu dating lagi untuk mengunjungi si kaya, namun ditolak leh seorang pengawalnya. “Jangan, jangan! Engkau tidak boleh datang ke desa ini dengan pakaian seperti itu! Saya akan mengecatmu dengan warna hijau! Anak itu lari sekencang-kencangnya ke rumah si kaya.

Anak muda berjumpa dengan si kaya di dalam rumah dan menegurnya, ”Mengapa engkau membuang begitu banyak waktu dan uang ntuk mencoba merubah apapun di sekitarmu? Aku tidak pernah mengatakan agar engkau mengecat semua menjadi hijau. Apa yang harus engkau lakukan adalah memakai kacamata hijau, dan engkau akan melihat semua hijau di sekitarmu!”

Untuk merubah lingkungan, kita tidak harus merubah setiap orang di sekitar kita. Yang harus kita lakukan pertama hanyalah merubah diri kita sendiri lalu kitapun akan menemukan bahwa segala sesuatu di sekeliling kita juga berubah,

(dikutip dari The Five Human Value and Human Excellence, Art-ong Jumsai, 1997)

Mungkin kaca mata hijau ini bermanfaat bagi para pendidik.

kacamatahijau.png

I LOVE U, FULL

Pesan ini dsampaikan oleh Mbah Soerip

4 Tanggapan to “Kacamata Hijau”

  1. […] Renungan dari Blog Tetangga Ditulis pada 2 Maret 2008 oleh Riyanto Kaca Mata Hijau […]

  2. he3… kira2 apa ya maksud si Om minta si eneng ngebaca postingan ini (?)….

    Great!, ceritanya oke banget..
    sayangnya, sebagian besar dari kita seringkali berperilaku seperti si kaya…
    (yach, kalo kaya beneran… nyerempet aja kagak tuh!,🙂 )

    malah kadang ga mau pake kacamata ijo, alias ndak mau mengubah sikap diri… tapi pengin orang lain jadi ijo! iiiih, kacang ijo kali…..

    ………………….. THX, Neng. ……………….

  3. […] Tulisan Terkait :Ketika BBM Tidak di Subsidi, Apa Jawabnya?, Save Our Planet, Kacamata Hijau […]

  4. […] ada hubungan dengan : Mengontrol Emosi Diri | Kaca Mata Hijau | Bahasa Ku Susah […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: