Sensualitas dan Seksualitas

Suatu hari anak berusia sekitar tiga tahun secara tiba-tiba masuk ke kamar orang tuanya dan mendapati mereka berdua sedang berdiri tanpa busana dan menatapnya. Tercengang oleh perbedaan anatomis yang begitu nyata, anak itu bertanya,”mengapa ayah memiliki penis dan ibu tidak, mengapa ibu memiliki payudara sedangkan ayah tidak.Banyak orang tua yang selalu cemas menghadapi pertanyaan-pertanyaan seputar sensualitas dan seksualitas, ketakutan akan hal tersebut sangatlah tidak beralasan. Bagi anak yang berada dalam lingkungan yang penuh kasih sayang, berpikiran terbuka dan berhati lapang, pengetahuan terhadap semua hal merupakan data yang obyektif dan bila dikemukakan secara sensitif dan jelas hal itu tidak akan melukai otak anak yang sedang berkembang. Ataukah kita kembali zamannya freud ? mungkin pembaca punya cara sendiri yang lebih jitu?

Ilustrasi dibawah ini apakah perlu disampaikan kepada anak? ilustrasi 1 ilustrasi 2

3 Tanggapan to “Sensualitas dan Seksualitas”

  1. Fatchur99 Says:

    Saya masih beranggapan hal seperti ini tidak pantas untuk ditunjukkan kepada seorang anak. Karena seorang anak akan memiliki kesiapan mental dan imajinasinya sendiri. saya rasa hal terbaik adalah memberi tahu anak dengan bahasa yang santun dan sesuai untuk umur mereka. mungkin saya cenderung kuno tapi di “barat” sekalipun sebenarnya sex education diberikan sesuai porsi untuk umur dan tingkat belajar anak.

    YUP, emang buku ini untuk orangtua.

  2. makasih sudah mampir di blog saya mas, salam kenal🙂

    saya dan suami memberikan pendidikan seks sejak dini kepada anak sesuai umur, misal waktu hamil saya memperlihatkan buku ttg bagaimana Allah menciptakan anak dalam rahim, proses perkembangan dsb. Tapi soal gbr hubungan seksual saya setuju itu lebih byk merangsang imajinasi liar jika anak blm cukup umur, saya sendiri berpendapat mungkin pantas diberitahu jka sudah akil baligh, itupun dg gbr2 pendidikan yg bijak, yg memang dibuat oleh ahlinya–berefek positif ketimbang negatif. sementara jika ada perntayaan ttg itu dan anak masih kecil TK/SD, bisa memberi contoh film2 flora & fauna, bagaimana mrk berkembang biak.

    Terima kasih komentnya, mbak

  3. waduh kalo saya belum bisa ngasih solusi.. soalnya belum punya anak tuh..

    numpang lewat..

    salam dari saya untuk anda..

    Ora opo-opo mas. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: