Dialog SEMAR dengan Superman

icon1.gif, humor, anekdot, pembelajaran Di tengah perjalanan menuju California dengan pesawat Cassa, Semar yang satu pesawat dengan Superman secara tidak disengaja menyenggol lengan Superman. Superman langsung berujar,”Why do you touch me?”.Semar berbalik mejawab,” Ngomong opo bocah iki, Kulo nyuwun ngapunten ( Aku minta maaf ) mas, Kulo mboten sengojo” (aku tidak sengaja). semar.jpegRaut wajah Superman berubah 125 derajat, yang tadinya marah menjadi santun. Bapak dari mana,”tanya Superman. Dada Semar berdegup,”Ee… la da lah, bocah iki biso boso Indonesia”. Di buka dengan perkataan why do you touch me percakapan mereka mengalir selama 2 jam. Ada rasa penasaran di hati semar, apakah bocah ini yang di hero-herokan masyarakat amrik ya? Semar berkata lirih,”Nak, kamu itu Superman yang di Tipi-Tipi itu ya?”. “Ah Bapak bisa aja,” Ujar Superman sambil malu-malu. Tadi, bapak memperkenalkan diri bernama Semar, apa betul? Ya, saya Semar,” Ujar semar. Terus, bapak ke sini dalam rangka? He…he… sambil terseyum Semar menjawab,” Di undang NEA ( National Education Association ) untuk menjadi pembicara”. superman.jpeg Wow… Superman terperanjat, benar nih pak, ah bapak bercanda. He…he…. Kalo ngga’ percaya datang aja, acaranya sekarang ( 11 Maret ) jam 7 malem ( waktu California ),” ujar Semar. Saya juga mau ke acara tersebut tetapi sebagai audience. Dalam hati Superman,” Ternyata Indonesia lebih jago dalam urusan educative. Dan detik itu juga Superman berkata,” Bapak, apakah boleh saya memanggil bapak dengan nama SUPER SEMAR?” He….he…. bisa aja nih bocah.

“Ternyata Superman pun mau belajar dari seorang Semar

8 Tanggapan to “Dialog SEMAR dengan Superman”

  1. 🙂 Superman itu keponakannya Semar ?

  2. hardtech77 Says:

    :p awas pake nama SUPER SEMAR ato SUPERSEMAR (surat yang ilang itu loo)

  3. Ilustrasi yang menarik.🙂 Kita memang mesti belajar kepada siapa saja tanpa perlu mempedulikan dengan siapa kita mendapatkan pelajaran tersebut. Karena ilmu bisa didapat dari mana saja.😀

  4. Dulu, saya dan teman-teman di kelas selalu diingatkan untuk belajar dari siapapun, tak memandang statusnya… أنظر ماقال ولا تنظر من قال

    Meski demikian, nasehat itu ndak berhenti sampai di sini loh… guru-guru kami juga selalu mengingatkan sikap sayyidina Umar (he3..kalo ga salah…dewi lupa neh..) yang amat sangat menghormati orang yang memberi dan berbagi ilmu dengannya.

    Bahkan ia sempat berkata “aku akan menjadi budak bagi orang yang sudah mengajariku, meski hanya satu huruf”… من علّمني حرفاً أكونُ لهُ عبداً‏

    makanya, aku termasuk yang gak setuju sebutan pahlawan tanpa tanda jasa yang dilekatkan pada guru. karena kita harus dan wajib menghormati orang yang kepadanya kita mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru..

    Om, udah nyelem ampe tenggelem…eeeh, kagak ada info ato clue tambahan…
    (sesuai perintah, diklik juga itu foto😀 , ehmmm kok jadi muncul pertanyaan ya? tapi syusyeh ngucapinnya😛 )

  5. wi, sayidina ngliat bintangnya siang hari🙂

  6. G-doank Says:

    Teringat akan perkataan sahabat. “buat apa superman belajar, kalo emang dia super?” aku menyahut “belajar terbang, belajar liat tembus pandang, belajar jahit jubah ama pakaian, belajar rapikan rambut, belajar juga toch?”. Akh, kagak lucu…

  7. loh, kok tau ya?

    wheww!! Jangan2 ngintip tuh…🙂

  8. hahaha makasih, your posting bright my morning

    ** thx infonya mbak uwiuw, n yg kemarin 🙂
    emang aku suka loncat-loncat kayak anak kecil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: