Syarat dan Ketentuan Berlaku dalam PSB

Dalam tulisan/ilustrasi Gratis Aja X ada tanda * (asterik/bintang), semua udah pada tau apa itu artinya. Tapi, sungguh lacur, asterik ini sudah menghinggapi bilik jantung pendidikan kita. Dengan keterpaksaan, mau tidak mau (tidak ada pilihan) harus ikut makan promo itu. Seandainya kain kanvas, mori itu bisa menampung keinginan produsen/pihak penyelenggara untuk menyajikan pesan dan informasi, sungguh enak dipahaminya. Tidak sedikit orang yang terkecoh bahkan terjerembab gara-gara tanda asterik itu.

Berapa banyak orang tua murid yang harus menambal uang masuk sekolah buat buah hatinya setelah diterima di sebuah pilihan anak/ortu? PSB Online hanya sekedar mengikuti tren saja. Mengapa demikian? Tidak banyak orangtua murid di buat bingung karenanya, untuk browsing situs PSB Online saja harus bayar (TIDAK GRATIS). “Mending memilih langsung datang ke lokasi pendaftaran, biaya yang dikeluarkan relatif sama dan lebih sreg,”Menurut sebagian mereka. Semestinya menurut kacamataku, sebelum ada PSB Online, mbok ya-o, biaya sekolah di Online-kan terlebih dahulu dan fasilitas pendukungnya, terasa lebih FER. Ortu dan anak bisa saling memahami, kesulitan ortu dalam hal biaya dan si anak tidak ngebet masuk sekolah favoritnya. Dengan informasi yang di dapat dan biaya sesuai kebutuhan, mereka dapat menentukan pilihannya secara bijak. Ini hanya masalah duit, belum yang lainnya. WAJAR 9 Tahun, Mungkinkah?

Kesan embel-embel tanda * seperti banyak orang bilang, itu mah udah biasa dalam mempromosikan barang dagangan. Emang ”Sekolah” sekarang kayak barang dagangan ya? Orang dalam membaca cenderung dari atas ke bawah, Eee…..setelah di baca ada embel-embelnya, ya udah, tau ah gelap (kek PLN sekarang BYAR-PET). Arek Suroboyo ngomong,”Mbendhol mburi”. Ya udah besok mulai sekolah lagi khan? Inget, sekolah biayanya mahal lho.

Syarat dan ketentuan berlaku hanya dimiliki sebagian orang, orang-orang yang berduit.

[back 2 school]

10 Tanggapan to “Syarat dan Ketentuan Berlaku dalam PSB”

  1. lah, besok dah mulai sekolah ya…..
    ndak ngefek ma aku tuh mas…😀

    kek malang dunk, Telkom bikin posko gratis, MP jg siapin kompi gretong, tiap RW ada posko bwt akses PSB onlen…memudahkan, sekaligus jadi ajang pembelajaran buat ortu yang masih nayamul gaptek 🙂

    YAAA….. yang punya TM ama MP, Sukses D.
    Aku juga mo bangun jaringan station office buat TK-SD biar pada jadi Hacker meski ortunya babar-blas, nol puthul soal nge-net.🙂

  2. Mang Kumlod Says:

    Miris kalau liatin sistem pendidikan di kita.
    Online=moderen
    UAN=jadul
    Online+UAN=ga ada arah.
    Bahkan bidang yg memanfaatkan daerah otak pun, sistemnya kacow begini. Apalagi bidang yg pake dada ke bawah.

  3. Susah memang ya. Kami di kampung biar gak pake tanda asterik itu juga gak banyak yang mau sekolah. Tahun ini cuma dapat 21 orang. Entah berapa nanti yang akan gugur di semester awal. Angka putus sekolah demikian tingginya.

    Mungkin sekolah yang memenuhi standar dan gratis (tanpa tanda asterik) cuma jadi impian di negeri ini.

  4. Terima kasih portingannya, saya jadi ingat mau beliin buku tulis buat keponakan saya.

  5. ayh…memang kita harus tangisi sistem pendidikan di negeri kita, karena lambat ato cepat kita akan diinjak-injak oleh negara tetangga kita.

    salam kenal, dari PAPUA tulisan yang sangat bagus.

    GBU

  6. saya kira dana yang dibutuhkan adalah sekitar 15-20 jutaan tergantung anda memilih spesifikasi komputernya

  7. guswan76 Says:

    Ketidakjujuran yang biasanya ada di dunia bisnis ternyata juga merambah ke dunia pendidikan. Katanya gratis ternyata ada embel-embelnya di bawah. Semua cuma trik untuk menarik minat pelanggan. Ah… seandainya … umpamanya semua jujur, bisa tidak ya?

  8. madreamer Says:

    hmm…tapi menurut saia psb onlen itu bagus kok…cepet dan praktis. lagian semua sekolah DIJAMPIN PASTI dapat siswa, sehingga gak ada tuh yang namanya sekolah kurang murid (asal pagu-nya adil aja sih^^)

    kalo soal biaya ngenet, rasanya kok sekarang gak terlalu memberati yah. toh internet cuma 3500/jam, ngecek psb onlen kan gak sampe sejam? hotspot juga bertebaran dimana2…kalaupun misalnya dianggap memberatkan, mendingan diknas kasih VOUCHER NGENET KHUSUS PSB ONLINE bagi wali murid yang kurang mampu. gitu juga bisa toh…^^

  9. mantap mas infonya ini, jadi bisa lebih mengetahui tentang dunia ini🙂 , Aero

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: