(Menjadikan) Blogor sebagai PSB

Jika anda mencari informasi tentang Penerimaan Siswa Baru (PSB) stop di sini dan baca sumbernya mungkin lebih bermanfaat, tapi PSB yang satu ini lain. Pusat Sumber Belajar (learning Resource Center) yang disingkat PSB tak lain dan tak bukan kata Ricard N. Tuker dalam Prinsip-prinsip Pengelolaan Pusat Sumber Belajar, (Mudhofir, 1986) adalah suatu departemen yang memberikan fasilitas pendidikan, latihan, pengenalan melalui produksi bahan media dan pemanfataan pelayanan sumber-sumber belajar pada perpustakaan. Jadi, dimanakah kita dapat memperolehnya semua itu? Mencari ilmu ibarat mencari air. Untuk mendapatkannya terkadang kita harus mencari, menggali/mengebor tanah disekitarnya terlebih dahulu hanya sekedar untuk keperluan hidup. Tapi ada yang diuntungkan pada masyarakat yang telah terpasang aliran pipa air, tinggal putar kran air, gemericik suaranya sudah terdengar. Bahkan dimana-mana sekarang telah tersedia air kemasan untuk siap diminum. Lantas bagaimana masyarakat kita yang masih menggunakan air sungai, tadah hujan bahkan maaf, air comberan? Ilustrasi diatas menunjukkan bahwa seseorang untuk mendapatkan air dengan jalan apapun. Sama halnya dengan belajar, belajar dapat diperoleh dari mana saja, oleh siapa saja, kapan saja, bagaimana cara memperolehnya, dan pesan apa yang di dapat dari belajar.
Instructional material atau resource sering kita jumpai, karena sengaja dirancang untuk memudahkan belajar, misalnya peta dan globe. Selain itu, ada real-world resource (ceile…. pake bahasa Jhon Lenon), sumber belajar yang ditemukan, dipraktekan dan dipergunakan untuk tujuan belajar, misalnya musium, kebun binatang, taman mau nambahin, silahkan. Kata mahasiswa yang lagi kuliah di Teknologi Pendidikan,”Selain di atas ada yang namanya orang, benda-benda material, ruang dan tempat, alat dan perabot beserta kegiatannya, begitu pak.”
PSB sendiri bermula dari perpustakaan, dari sinilah pertumbuhan PSB maju pesat secara bertahap. Yang tadinya media cetak menjadi multi media dan semakin dibutuhkannya pelayanan dan kegiatan belajar non tradisional yang membutuhkan ruangan belajar tertentu sesuai kebutuhan. Seiring dan sejalan, laju kebutuhan akan pengetahuan, informasi, dan edu-tainment tidak dapat terbendung. Sebagian orang siap “menyantapnya”, semuanya harus siap saji secara instan. Selain media cetak, dan pandang dengar (TV dan radio), jejaring dunialah yang siap akan itu. Tidak salah jika kita/anda “membenamkan diri” pada media ini. Yang relatif mudah adalah “Go Blog Aja Deh”. Segala pemikiran positif tercurah di dalamnya, kreatif, inovatif, variatif, konstruktif dan semua yang ada tif – tif – nya, termasuk pemikiran primitf.
Bicara tentang Blog jadi inget Blogor. Semoga tulisan ini tidak menyesatkan bagi pembaca.

Salam Blogor.

8 Tanggapan to “(Menjadikan) Blogor sebagai PSB”

  1. Saya salut sama dirimu sahabatku🙂

  2. Ide bagus tuhh, ayo Kita dukung….

  3. he3….
    judul bombastis

  4. dianasafitri Says:

    Go Blog beneran lho🙂

  5. salute,,,
    Makasih kang atas artikelya…

  6. terima kasih atas saran dan motivasinya, tapi judul dan tulisan tentang Bogor berikutnya serem ya?🙂

    I Luv Bogor

  7. Bidang Tekonologi Pendidikan ya mas ?

  8. lo kok gini yang muncul katanya prinsip-prinsip PSB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: