Kedamaian di Balik Cahaya

Sunyi dilorong gang kelinci, dua anak sekolah bercanda tawa seperti ada lelucon yang berakrobatik dibenaknya. Baju seragam yang nampak kotor dan lusuh masih melekat di badannya. Sambil menendang kaleng bekas minuman berkabonat seolah tak mengindahkan bunyi berisik yang menggema disudut lorong itu.

Sinar rembulan purnama yang memancar dari langit memperjelas raut wajah keriput seorang ibu yang sedang bercengkrama dengan anak dan cucunya. Tidak jauh dari canda tawa terlihat jemari lincah memainkan jarum sulam merajut kain putih bergambar bunga mawar. Cahya lampu petromaks cukup untuk menerangi patron bunga mawar itu. Tiba-tiba, bocah kecil melompat dari bangku duduknya nyaris mengenai tangan perajut, entah mengapa bocah itu melompat. Untungnya jarum sulam tidak mengenai kaki mungil bocah itu. Semua peralatan untuk menyulam jatuh dipelataran di kegelapan malam.

Terlihat jelas bayangan dari sorot cahya rembulan yang mulai condong ke barat, sepertinya ada yang sedang mencari sesuatu di tumpukan tempat sampah. Seorang ibu renta mencoba mengorek sisa sampah yang ada, menunduk tak menghiraukan bau tak sedap disekitarnya. Sekian lama berada di tempat yang semestinya dia tidak berada, ibu itu tidak menemukan apa yang dia cari. Tanpa menggunakan akal pikiran, dua anak sekolah yang sedang melintas didepannya mencoba menawarkan diri untuk sekedar meringankan beban ibu tadi. Salah seorang dari mereka bertanya,” Ibu! Apa yang sedang ibu cari? Bolehkah kami membantumu?” ibu tua itu menjawab,”Ibu sedang mencari jarum jahit, ibu kehilangan benda itu, tolong bantu ibu mencarinya”.

Setelah mencoba mencari di berbagai sudut, anak muda bertanya kembali kepada ibu,”Ibu, tolong beritahu kami dimana ibu menjatuhkan jarum itu agar kami tahu dari mana harus mulai mencari”.

Ibu tua menjawab,”Ibu sedang menjahit baju di dalam kamar dan jarum itu jatuh. Kamar ibu gelap dan ibu tidak dapat melihat dengan jelas. Kalau disini banyak sinar, jadi ibu bisa melihatnya”. Mendengar jawaban ibu tadi, kedua anak muda itu terdiam sesaat, saling pandang, tak percaya apa yang didengarnya. Seolah ingin berebut mengucap, kedua anak muda berbarengan berkata,”Ibu! Dan akhirnya salah satu dari mereka menjelaskan, ibu tidak mungkin menemukan jarum itu disini atau tempat lain walau ada cahaya, semestinya ibu mencari jarum itu di tempat ibu kehilangan.

Inspirasi cerita : Belajar dari Sekeping Uang Logam | Kacamata Hijau

(Halaman Depan)

31 Tanggapan to “Kedamaian di Balik Cahaya”

  1. Menu hidangan diatas mungkin pernah anda lihat, dengar bahkan rasakan. Terkadang kita mencari sesuatu tanpa memperhatikan sekitar atau salah tempat. Mencari di tempat gemerlappun yang banyak cahaya terkadang juga tidak menemukan yang kita cari, mungkin sebaliknya.
    Mencari yang telah hilang kesana-kemari atau mencari yang ada tapi belum pernah kita temukan seperti cerita ibu, ibarat mencari kedamaian. Semestinya ibu bertanya pada dirinya sendiri,”Dimanakah saya telah kehilangan kedamaian yang saya miliki?” kita tidak kehilangan kedamaian di tempat lain, kedamaian telah hilang dari dalam diri kita sendiri, hilang dari hati kita, dari dalam. Karenanya, kita harus mencari disini, di dalam hati kita sendiri.

    Bagaimana dengan kedamaian yang anda alami selama ini?

  2. aku tersenyum dulu ach!
    bang….hujan disini banget!
    dan aku tersenyum dulu ach!
    bang.kirimi blue dong
    dan aku tersenyum dulu ach
    bang…..met malam
    aku tersenyum dulu ach
    salam hangat selalu
    aku tersenyum du………..lari……………

    Mau ngajak lari estafet ni ceritanya🙂

  3. Lubang jarum gairah hasrat amat sempitnya, yakinlah bahwa ia tak akan memberi jalan pada benang, apapun biladiketahuinya benang itu beruntai ganda.
    Lihat, betapa matahari berkobar nyalahingga ke rabunya, agar dengan wajahnya wajah bumi pun dapat berlimpah cahaya.

    kata yang bermakna buanget, matur suwun

  4. Yup.Sangat inspiratif!

    ma kasih mas telah sudi mampir disini

  5. walau gelap setidaknya apa yang kita cari akan ketemu…karena sesungguhnya pencarian itu tidak harus ditempat gelap….

    postingannya keren mas

    sesungguhnya mencari tidak harus gelap atau terang, tapi tau akan tempat sebenarnya, kira2 begitu om🙂

  6. betul,kedamain ada disini(hati).
    Selamat Tahun Baru,mas.

    sahabat ku yang selalu rendah hati dan selalu memberikan pencerahan, selamat tahun baru Hijriyah 1430 H

  7. Kedamaian ada dihati. Tapi untuk mencarinya kadang kita membutuhkan kegelapan. Dengan gelap kita bisa mengasah mata hati agar lebih tajam melihat dan menemukan damai pada diri kita.

    Salam dari Wong Bumen Kang..

    maksud bapak 1/3 malam ya🙂

  8. Sering kali manusia berlomba lomba mencari makanan paling enak atopun liburan paling mahal, padahal smua itu hanya mengisi permukaan diri saja.. Karena sejatinya, makanan terenak adl saat kita bs mensyukuri apapun yg dihidangkan.. Sedang liburan termahal adl saat manusia bs ‘klik’ dg Sang Maha Pencipta…

    Salam kenal

    ‘klik’ dg Sang Maha Pencipta…, makna yang terindah dalam kehidupan

  9. kedamaianku ada di sini,
    saat aku bersamaNya
    merasa bersamaNya
    diterima,
    dan dikasihi

    salam damai🙂

    piiiss girl, 4 ever🙂 bukan batman lo

  10. hihihihih….. lucu aja…. maaf…
    Sinenek ya juga udah tau jatonya di rumah lako’ malah ngais sampah….
    Tapi terlihat kedamaian antara ibu dan kedua anak itu….ada kebersamaan disana

    ibu ini bisa aja, mo ketawa aja pake minta maaf🙂 damai selalu di hati

  11. Sering kita melakukan hal yang sama..mencari dan mencari ditempat yang salah.
    ya..Kedamaian ada disini..ada di hatimu…

    mudah-mudahan kita selalu mencari dengan hati dan ikhlas, salam damai selalu

  12. betul sahabatku

    postingan yg mantap nih😀

    gimana kang, bidadarinya😀

  13. bang.selamat malam.
    semoga abang tak marah atas comand blue kemaren,ya? maafkan blue ya,bang.
    salam hangat selalu

    tidak ada kejahatan di dalam kata-kata, yang ada emosi diri, kamu lagi emosi blue:mrgreen:

  14. bang.benar nich blue dapat ticket ke jogja?
    mau dong bang kapan bisa blue ambil?

    ehehehe.
    salam hangat selalu

    🙂 mau?

  15. hwuaaaaaaaaa
    artikelnya bagus banget.
    makaci.
    bisa jadi bahan renungan buat murid2 saya yang bandel2.🙂

    🙂 emang muridnya buandel, jangan -jangan gurunya yang buandel

  16. keren euy…………

    terima kasih

  17. artikel yang sangat bermakna…..betul semua rahasia hidup dan kehidupan ada di dalam diri sendiri……..karena kita dekat dengan beriman dan taqwa pada allah….maka Dia menunjukkan rahasia apapun pada kita……itulah rahasia allah……amiiin

    terima kasih buanget pak mau berkunjung di blog ini, pingin buanget ngobrol ama Bapak, tapi pak…. duh klise buanget🙂

  18. Salam Damai dari Bumi seganti Setungguan

    yoi, iyo, apa ya bahasanya😀 salam damai selalu

  19. wah buagussss bangettttt!!!!!
    siapa nih yan ngarang!!!!!!
    cahaya seperti segalanya ya diwaktu malam!!!!

  20. met tahun baru!!!

  21. damai itu….
    *mikir-mikir*

  22. Mas Tukaran Link yuk.. aku add link mas duluan ya.. hasilnya bisa dilihat di http://bujanglahat.wordpress.com/link-sahabat/ , semoga tali silaturahim kita tetap terjalin dengan baik..🙂

  23. Bang…..Met ahir pekan ya,bang
    semoga menyenangkan serta salam hangat selalu

  24. lovelynonny Says:

    nice postingan..🙂
    salam kenal

  25. cahaya selalu memberi kedamaian…🙂

  26. dan selamat hari ibu….. 😀

  27. hmmm……………….
    he he he…. postingan dengan makna tersirat , luar biasa.
    seperti pimpinan negeri ini…>>>> maslahnya dimana, pemecahannya dimana…. sehingga setiap problema negara tidak terpecahkan karena terapi bukan pada pokok permasalahan…
    (nyambung gak ya ?)

  28. dalam renunganku seorang………..diambang sore nan layu…………………blue menyapa abangku Met liburanya,bang
    salam hangat selalu

  29. @ ainulfahmi : met tahun baru juga, belajar yang rajin🙂

    @ nanabrownies : damai itu indah, kek yang di spanduk-spanduk itu😆

    @ bujanglahat : siap. aku add juga.

    @ lovelynonny : terima kasih.

    @ nono : sayang aku kemarin “gag” boleh koment lebih🙂

    @ sayatan sang penyair : yup, i luv mother

    @ bapakethufail : nyambung buanget pak, tapi “bapak” kita juga masih berusaha pak🙂

    @ bluethunderheart :siap blu, aku akan mencur:mrgreen:

  30. Saya rajutan kata-katanya, bersih mengalir dan filosofis. Terima kasih ya.. Salam hangat, mas Nanda😀

  31. Assalamualaikum Wr. Wbr.
    Kunjungan perdana diminggu pertama. muda-mudahan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. amiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: