(Sosok Iklan) Terlanjur Jatuh Cinta

Yang namanya sudah jodoh apa hendak di kata. Dijodohkan atau menjodohkan diri dengan yang kita kenal merupakan proses berjodoh yang sebelumnya kita belum ketahui. (Jika ada kata yang salah harap di coret, sendiri yah hehehe….). Dalam proses berjodoh, apakah kita melibatkan strategi kognitif?  Kontrol yang tinggi dengan analisa yang tajam, tepat dan akurat merupakan kemampuan dan keunikan berpikir tersebut. Terkadang kita menemukan jawaban yang benar tapi tidak mengerti bagaimana menemukan proses jawaban itu. Aneh khan? … Tidak juga.

Gaya hidup urban rentan paparan radikal bebas dan diet tak sehat bisa meninggalkan reidu berbahaya dalam tubuh yang lama kelamaan dapat mengganggu kesehatan. Tox Tea, teh herbal dengan kandungan Daun Senna dan Kayu legi. Minum sekali sehari bila perlu setiap malam, agar kesehatan tubuh terjaga dengan pilihan alami. Baik untuk pria dan pria (Nyata, edisi 1/7/2009).

Seminar Nasional : Menjadi Guru yang Profesional, pembicara : Prof. Dr. Mochtar Buchori ( ahli Pendidikan Indonesia), investasi : Rp. 300.000. Menjadi pengajar bukanlah hal yang terlalu sukar selama orang tersebut menguasai materi yang akan disampaikan. Tetapi menjadi guru dan pendidik menuntut kemampuan yang lebih dari sekedar menyampaikan isi pembelajaran.

Anda tertarik dengan 2 contoh paparan iklan di atas? Jika tidak, mungkin anda belum berjodoh dengan iklan itu. Tapi hati-hati, karena anda sudah membaca dan sedikit mengenalnya, dia akan selalu menggoda dan menampilkan sisi lain daya pikatnya, sampai benar-benar anda mencapakkan dari kehidupan anda. Sebagian mungkin berjodoh karena beberapa alasan, mengapa mereka berjodoh dengan rayuan iklan tersebut. Bukti, Simbiosis mutualistik yang sangat sempurna. Kasih selamat donk sama yang sudah berjodoh🙂

Iklan memang begitu. Begitu apanya? Ya… memang begitu. Terlebih iklan propaganda akhir-akhir ini, pilcapres yang ditayangkan di semua station TV, media cetak, dan selebaran gratisan bisa saja menyihir kehidupan kita dalam waktu sekejap. Jatuh cinta pada pandangan pertama mungkin bisa terjadi, hal ini berlaku pada seseorang yang belum menentukan pilihannya. lha wong tiap hari selalu ada dihadapan mata dengan bisik rayu yang menggoda, apa kita tidak keblinger (bhs Belanda : terbius)? Bahkan yang sudah berjodoh selama bertahun-tahun pun dapat tergoda dengan rayuan propaganda tersebut. Dengan Transfer of knowledge, kita bisa memilah dan memilih, apakah kita akan jatuh cinta padanya? Naluri trial and error, jurus pokok-e aku …., memang dia pilihanku, sudah terlanjur jatuh cinta jee… dan apapun strategi yang kita gunakan mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi diri, keluarga, masyarakat dan negeri tercinta. Kita memilih,  Allah SWT yang menentukan. Eemmmuuuah….I Luv U Full🙂

*strategi kognitif : kemampuan internal seseorang untuk berpikir, memecahkan masalah dan mengambil keputusan (Gagne)

6 Tanggapan to “(Sosok Iklan) Terlanjur Jatuh Cinta”

  1. saya kayaknya keblinger sama yang daun senna itu😉

    met nyontreng yuh..😀

  2. aku males tuh acara yang pake bayar2 segala, abis biasa gratis seeh. jadi itu ga tertarik. yang atas juga ga tertarik. nah kalo tulisan tentang jodoh baru tertarik dah.oke selamat pagi

  3. namakuananda Says:

    @Nisa : kalo nisa ‘nyontreng’ daun senna, aku ‘nyontreng’ Kayu Manis aja deh, biar ada putaran ke 2 gitu😀

    @kawanlama95 : sama dunk, aku juga suka yg jodoh2an🙂

  4. kalo dah jodoh, tak kan lari kemana…
    salam superhangat.

  5. malam kang
    blue datang dalam ketakjubpan akan sudut pandang abang dalam melihat sesuatu yang hendak akan terjadi di sebuah persembahan negara atau pun apalah….namun blue asyik aza ngebacanya
    salam hangat selalu

  6. namakuananda Says:

    @ cenya95 : hehehe… salam superhangat juga🙂

    @ bluethunderheart : monggo …., salam hangat selalu blue🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: