Tertipu gambar sendiri

Lho lho lho lho . . . gambar meja kok begitu hahaha . . ., coba deh perhatikan gambar meja yang di gambar dengan menggunakan aplikasi corel draw di bawah ini dengan seksama. Pasti ada yang aneh.

Masih ingat dibenak ketika SD dulu belajar menggambar tentang bentuk sederhana, Persegi panjang, bulat, kotak, kubus, kerucut dsb. Menggoreskan pensil dengan atau penggaris di kertas gambar dengan hati-hati dan sesekali melihat contoh gambar yang ada cukup memberi nilai tersendiri saat itu. Ketika menggambar bentuk sederhana, secara tak sadar gambar yang sedang kita kerjakan sudah mengirim sinyal beberapa kb memori ke otak. Hal itu memungkinkan kita mengingat bentuk itu sampai sekarang.
gambar-ilusiGambar bentuk sederhana dengan perpaduan garis (persegi) relative lebih mudah dari pada membuat sebuah lengkungan (lingkaran). Memang tingkat keterampilan menggambar di usia itu cukup beragam. Ada yang menyerupai bentuk persegi yang di gambarnya atau bahkan tidak sama sekali.

Seiring pengetahuan tentang memahami gambar berbagai bentuk, kita dapat mengingat gambar tersebut tanpa melihat gambar aslinya, walau sekalipun tidak menyerupai bentuk aslinya. Dalam hal ini, menggambar adalah suatu proses membentuk imajinasi dengan menggunakan berbagai teknik dan alat dengan mengolah dari alat gambar. Di dunia digital pun menggambar mempunyai teknik dan berbagai fitur yang di tawarkan untuk mempermudah pembuatan dan pengolahan gambar tersebut. Sebut saja software yang sangat familiar adalah corel paint/draw, adobe photoshop/illustrator, paint shop,autodesk 3ds max/cad dsb.

Sedikit memberikan pengertian bahwa gambar yang dapat menipu mata kita biasa disebut gambar ilusi, salah dalam menangkap obyek dari rangsangan ota kita. Lain halnya jika orang sudah mahir menggambar dan mempunyai daya imaginasi yang tinggi, ia dapat secara sengaja mendesain gambar ilusi (by design) tersebut dengan berbagai tujuan. Apa yang kita lihat itulah yang kita pikikirkan.

Apa yang kita lihat tadi bukan gambar yang sengaja di buat menipu mata kita seperti halnya gambar ilusi. Tapi memang kesalahan seseorang (drafman) dalam membuat bentuk/meja tersebut, gambar yang dibuatnya seolah-olah sudah menyerupai bentuk aslinya. Drafman tersebut telah tertipu oleh gambarnya sendiri.
Gambar meja setelah di koreksi Mengapa sampai terjadi kesalahan menggambar? Kurang konsentrasikah? Mungkin saja, atau kurang ketelitian drafman dalam melihat secara keseluruhan bentuk meja tersebut. Titik focus pada gambar menyebar dibeberapa bagian. Apakah dapat dikatakan Drafman ‘tertipu’ gambarnya sendiri?

Memang menggambar dengan media digital juga perlu latihan untuk mengenali kesalahan-kesalahan yang terjadi. Berbahagialah jika ada rekan-rekan yang mempunyai pengalaman serupa dengan cerita di atas dapat berbagi di sisni. Tertipu gambar sendiri

7 Tanggapan to “Tertipu gambar sendiri”

  1. luar biasa

    terima kasih🙂

  2. sangat luar biasa
    love u banggggggggggg
    slam hangat selalu

    Luv u too Blue😀

  3. frezyprimaardi Says:

    mungkin draftman lagi nonton beritanya si evan brimob..jadi salah deh..hehe

    salam dingin dari Bandung..

    hahaha . . . . bisa jadi begitu.
    salam dingin juga dari bogor

  4. hehhee, lucu bro🙂

  5. […] yang populer adalah Autocad. Untuk pencetakkan image yang full color seperti Sketsa Rumah Si Mbah, Tertipu Gambar Sendiri cukup menggunakan printer inkjet biasa atau Hi-res. Aplikasi yang digunakannya pun beragam  (Solid […]

  6. kurang ajar luh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: