Nonton Bareng MotoGP di Salon

Yah begitulah, biasanya nonton bareng balap motor GP  itu di kafe atau rame-rame pakai layar lebar yang ini malah nobar di salon🙂

Pagi hari cek fesbuk ternyata ada kiriman di dinding FB tentang Poll position Qualifi MotoGP di Portugal dari seorang teman yang selalu up date  sebelum dan sesudah balapan. Sejenak melihat poll position para pembalap sepertinya Yang lain semakin pasrah. Setelah melihat kiriman tadi, aku langsung meluncur ke TKP official motoGP dan blog tetangga . Woukeh…jam tayang  TV sudah di save, tinggal nunggu livenya saja.

Pic. colongan dari wall FB

Ternyata, hohoho….. rencana berubah seperti membalikkan telapak tangan, sebelum maghrib Nanda mengajak bunda potong rambut karena rambutnya sudah panjang dan agak melintir di bagian bawahnya, mungkin nanda sudah risih dengan rambutnya. Dengan senang hati bunda meng-iya-kan ajakan Nanda. Memang sejak lama bunda membujuk Nanda agar rambutnya dirapikan supaya lebih gampang merawatnya, maklumlah anak cewek masih kelas 1 SD yang baru kenal kaca, bedak dan sisir hehehe….. Kalau Nanda dan bunda pergi berarti aku jadi ojegnya, haiiyah… keknya nonton balap GPnya hilang deh.

Sehabis maghriban meluncur ke TKP. Haaduh…. salonnya ramai banget. Tahu sendiri kan suasana salon, apalagi hairdressernya, hmmm…. kembali ke laptop. Untunglah di samping  ruangan banyak juga bapak-bapak yang lagi santai mengantar anak atau istrinya potong rambut atau sekedar pedicure manicure ntah apalah namanya itu. Memang service yang jitu, anak dan istri rambutnya di cukur sementara bapak-bapak nobar motoGP, asyiiik…meski telat 3 putaran tapi masih bisa menonton secara live juga:)

Ketika Pedrosa (26) nikung Lorenzo (1), suara teriakan bapak-bapak ternyata terdengar juga di ruang sebelah, hiiiaaaa…. hairdressernya pada menoleh semua. Mungkin bagi perempuan balap motor tidak ada asyiknya tapi yang nge-wall Poll potsition GP ke aku itu cewek loh, satu perguruan tunggal ilmu.

Pic. colongan dari motogp.com

Belum tuntas nobarnya, ehh… Nanda sudahan potong rambutnya, posisi tawar diriku  kalah karena 2:1 jadinya harus angkat kaki dari salon. Selepas dari salon Nanda ngajakin ke market beli bekal buat sekolahnya, ya sudah, habis deh GPnya.

Jangan bersedih mas bro, masih ada dunia lain selain TV yang menginformasikan kejadian yang ada di muka bumi ini. Ujung-ujung dunia maya jadi sasaran. Dan hasilnya tetap, setelah nyodok Lorenzo akhirnya pedrosa naik podium juga, jagoanku kalah. Ra popow Jorge, esok sik ono balapan maneh, berbuatlah seperti yang ada di negeriku; Yang lain semakin pasrah🙂

*Meski jagoanku kalah, aku tetap naik Honda😉

2 Tanggapan to “Nonton Bareng MotoGP di Salon”

  1. gak ada yg saat motong rambutnya jd model madul khan ??😀

    hahaha…. hussst…malah banyak potong shaggy (red; segi). Segi 3 sama kaki😀

  2. Heee…. saya juga nonton live, bukan di salon tapi:mrgreen:
    Kadang kita juga berfikir, apa enaknya ngeliat orang balapan, dengan track yang itu-itu aja… tapi entahlah, suka aja🙂

    :mrgreen: he’em nikungnya cuma 2x saja, kalo gag ke kiri ya ke kanan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: