Safety Riding

Semoga cerita singkat ini tidak akan terjadi pada anda ketika mengendarai sepeda motor.

Seperti biasa, sebelum berangkat kerja (pagi) cek motor dan menghidupkan mesin walau sebentar. Sip, Tunggangan gag rewel dan sedikit pemanasan biar gag kaget dijalan, Bismillah – hati-hati dan konsentrasi. Bukan harapan, selalu terlintas bayangan akan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki misal; ban bocor, rantai putus, selip di jalan bahkan tabrakan. Ikhtiarlah obat yang paling ampuh, karena tujuan awal mencari nafkah yang halal.

Kembali ke pelajaran anak SD. Jarak rumah ke kantor 15,4 km, jadi butuh waktu kurang lebih 30 menit untuk sampai ke kantor. Jika lewat dari 7.30 berarti ….telat maning atau berharap “jalan hari ini bebas hambatan”, Jika di rata-rata, kecepatan dalam berkendara hanyalah 15 km/jam hehehe… Gas pol – rem pol, Kecepatan maksimum 70 km/jam tidak lebih (udah tua bro) meski jalan Parung-Jalan Baru Bogor relatif lega, akan tetapi semakin banyaknya perumahan dan perempatan maka kemacetan tak bisa dielakkan. Jadi 30 menit waktu tempuh plus macetnya🙂

TKP: Raya Kemang-Bogor

Jumat 06052011, Jl. Jalan Raya Kemang – Parung, sebelum pertigaan arah Situ Tonjong. ketika itu spedometer masih bertahan di kecepatan 60 km/jam, tiba-tiba dari arah berlawanan kurang lebih 15 meter, 2 motor matic bersenggolan dan gubrrak….. sesaat kemudian motorku menyenggol motor salah seorang yang terjatuh. Hohoho…. dalam waktu 2 detik aku berusaha mengendalikan motor yang oleng tapi….. Allahu Akbar..mati aku …. sreeesseetttt ndlosoor, stang gas masih dalam genggaman, gas pol motor mengeram dan jalan beraspal itu solah berdiri di depanku. Jadi ingat gaya Jorge Lorenzo saat tergenlincir dari lintasan. Hiiaaa…. *nglirik luka ya ada di lutut. Sesaat kemudian, motor yang menindihku diangkat orang yang persis di pinggir jalan dan menepikannya. Alhamdullilah, kulihat celana robek dibagian lutut dan pantat, luka tidak begitu parah hanya tergores dibagian lutut dan motor masih bisa di ajak melanjutkan perjalanan meski foot step bagian kanan dan ijakan rem ikut nyungsep. Luka di badan dan motor tidak begitu parah karena cara jatuhnya ndlosor tidak koprol/salto, dan mengenakan perlengkapan safety riding.

Safety Riding. Pernahkan melihat para biker di jalan memakai perlengkapan layaknya pembalap di sirkuit, mereka bukan untuk bergaya. Sepatu both yang tertutup hingga tumit, sarung tangan kulit/hard protector. Mengunakan Helm Full Face yang bersetifikat dan terkadang dibagian belakangnya dilengkapi dengan tailbox motorcycle yang berisi Rain Gear, jas hujan dengan bagian atas dan bawah terpisah (jangan model ponco ya, karena ribet) dan tools yang dibutuhkan selama perjalanan. Ya, itulah salah satu safety riding yang harus dikenakan sewaktu berkendara.

Akhir cerita hanya dapat berpesan : Doa – TTDJ – Safety Riding 🙂

9 Tanggapan to “Safety Riding”

  1. Oalah.. kotak dibelakang itu namanya Rain Gear toh, kirain Magic Jar😛

    hahaha…. jadi kek penjual nasi uduk keliling dong, rain gear itu sejenis jas hujan, jaket hard coat🙂

  2. hamdan15 Says:

    hoho…saya baru aja tabrakan, tapi sama anjing.Cerita nya pas itu,hari senin,agak terlambat ke skolah,jadi ngebut – tp gak terlalu laju bgt sih – mikir nya nggak ada lagi ank sekolah,udh sepi jalanannya,tancap gas honda daaaaaan di pertigaan sekitar 5 m dr skolah sma ku, anjing itu malah bediri di tengah jalan.Nggak mau ambil resiko, aku belok kiri,ehh…si anjing juga lari ke kiri,malang tak dpt ditolak,ban honda ku membentuk tubuh belakang anjing tsb.Goyang-goyang stang nya,ehh… Terlepas,honda nya terpelanting di sawah,saya jatuh cium tanah,eh salah aspal.Bibir ku luka dalam,bw ke rms dijait tiga…nasib,luka laen juga ada di tangan,kaki,2 minggu gk sekolah…sekarang jaitan nya udh ilang…ini pengalaman ku…huhu…pas jatuh,gk ada rasa sakit,tp darah nya itu lho mass…

    waduuuhh… sakit ya? haiiyah… orang jatuh kok gag di tolongin malah nanya ; sakit ya hehehe….
    he’em, setelah itu ngerasain pegal dan nyerinya. TTDJ🙂

  3. hi..hi… saya juga pernah nabrak, korbannya TV di rumah
    pas masukin motor ke dalam rumah, yang dipencet malah gas

    hahaha…. kalo yang ini safety ridingnya, motornya harus dituntun aja🙂

  4. hamdan15 Says:

    bukam pegal ato nyeri aja,nyut-nyutan bibir ku,kalo tengah nonton OVJ kesel banget, soalnya gak puas ketawa,sakit soalnya bibirku…huhu.

    hiiiaaaa….. nyut-nyutan kok di lawan, coba minum es jeruk biar sariawannya cepat sembuh🙂
    * kabuurr…daripada dilempar bibir

  5. Saya turut berduka atas kecelakaannya. Keknya, semua rider punya pengalaman kecelakaan deh, bahkan Rossi dan Stoner aja bisa jatuh *lha iya lah, wong mereka ngebut, hehe…
    Betul safety riding adalah demi keselamatan diri. Saya juga kemana-mana pake motor, bismillah aja, dan patuhi aturan lalu lintas dan jangan ngebut…

    Teringat pesan ortu, kecelakaan itu bisa terjadi kapan dan dimana saja. Ada 2 pilihan: kita yang salah, atau kita yang keimbas sama kesalahan orang lain…

    ya mas, terima kasih.
    di sepanjang jalan Harus tetap hati-hati dan ikhtiar🙂

  6. membuka blog ini saya langsung ingin bernyanyi …
    “hari ini bukan hari esok .. hari esok bukan hari ini ..bernyanyilah … mode one …😛

    hehehe… silahkan, monggo🙂

  7. itulah jalan raya … untung gak parah ya … lain kali lebih hati2 lagi,
    tapi kita hati2 orang lain gak … terjadi juga yg tidak kita inginkan … hikss

    hehehe….“untung gak parah ya”, jadi inget sewaktu lihat celana yang robek di bagian pantat🙂

  8. saya dulu sewaktu masih belajar naek motor juga kecelakaan…. sekarang saya kapok, walaupun masih sering agak ugal-ugalan kalau naik motor… he he he

    lho kok? kapok kok masih ugal-ugalan🙂

  9. tp kadang sy tuh heran sm org2 di jakarta yg naik motor
    sudah tahu kalau di jakarta itu daerah macet, padat dsb
    eee beli motornya yg gedhe2, berat2, udah gitu masih saja pakai cosmos di belakang dan kotak pos di sampingnya…
    huft…

    apa itu safety riding juga?
    atau org yg g bs melihat situasi dan kondisi bang?😀

    hehe…. rumahnya jauh, jadi harus bawa bekal🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: