Kisah Kancil, Tawon dan Gudel dengan Satwa Lainnya Yang Hidup Berdampingan

[Bukan fabel]  Kancil, Tawon, dan Gudel, ketiga pemain ini berkarakter unik. Kancil dalam segala cerita di gambarkan sebagai binatang yang dikenal dengan sosok cerdik, lincah dan licik, mirip rusa tapi kecil; Tawon (bukan lebah), serangga terbang yang mempunyai mandibula untuk menggigit, kakinya berukuran sama, rambut tipis dan berbadan ramping. Gudel, sebutan untuk anak kerbau. Meski masih anak-anak, gudel mempunyai kulit yang keras dan tenaga ekstra dibanding binatang seangkatannya, sebut saja cempe (anak kambing), belo (anak kuda), pedet (anak sapi). Beda dengan kancil dan tawon, Gudel paling suka bermain di lumpur (air – tanah). Itulah sedikit gambaran ketiganya yang akan mewarnai cerita ini.

Nah, Ketiga satwa itu mengingatkan pada mobnas (mobil nasional). Ya, Kancil, Tawon dan Gudel adalah sebagian dari mobnas yang masih eksis di dunia otomotif Indonesia. Sebelum ketiganya hadir di belantara industri mobil, Maleo (burung asal Sulawesi Tenggara) lah yang pertama kali menjadi cikal bakal mobnas? Mobil yang dibidani BJ Habibi pada tahun 1996. Setelah melewati berbagai proses konsep desain dan protipe, Maleo (tipe sedan) sempat diluncurkan, akan tetapi persaingan di belantara industri mobil cukup ketat. Sebut saja Kijang, Zebra, Kuda, Panther, dan Bison bahkan Ryno – Dyna (saurus) pun masih mendominasi jagat automotive di negeri ini. Tak khayal, “Kepunahan” Burung Maleo di habitatnya dan hadirnya “makluk lain” (Timor) cukup sukses menghadang langkah karya aseli [bukan plasu] anak negeri ini. // hmmm… jaman orba, siapa dekat dia dapat.

Seiring kebutuhan masyarakat akan moda yang ramah lingkungan, tangguh di jalan, nyaman – aman dalam perjalanan, dan tentunya murah, maka lahirlah Kancil (Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah), Tawon dan Gudel. Namun dengan alasan klise, keberadaan kancil kurang dilirik masyarakat padahal kancil ini disebut-sebut sebagai pengganti Bajaj Bajuri yang lebih akrab dengan istilah; Hanya Tuhan Yang Tahu, hehehe….dan kelak sebagai moda yang bisa membelah kemacetan Ibukota. // Aku tetap pilih Kancil daripada bajaj karena bisa duduk disamping Pak sopir😀

Desain konsep - Pacific Technology

Kalo di luar negeri ada varian kendaraan bernama Honey Bee, di negeri ini malah ada Tawon.  Mengapa memilih nama Tawon? Mengutip CEO GIJ ; Tawon itu rajin bekerja, memiliki komunikasi yang sangat tinggi antar sesamanya, tak mudah di ganggu dan dapat menghasilkan madu, lho kok jadi lebah hehehe… Mobil ini kelak ramah lingkungan dengan konversi bahan bakar bensin ke gas sesuai standarisasi  Euro III dan bisa bulan Juli nanti sudah OTR (On The Road). Pingin lihat Tawon dijalanan, pasti seru. // Bukan Megaranger saja yang bisa berubah, Tawon Trasformer juga bisa berubah🙂

Nah, sebagai genenerasi pendahulunya Mahesa (kerbau) untuk Kendaraan Taktis (Rantis) pengangkut personil model truck ,  Gudel yang lebih kecil mengusung konsep Model Jeep double gardan. Kesan Gudel  lebih “angker” dan garang ketika menjelajah di alam bebas. Seperti karakter aslinya Gudel suka bermain di lumpur. // Cocok di pakai  di daerah rawan banjir karena clearance (jarak dari tanah) cukup tinggi.

Selain Kancil, Tawon dan Gudel masih ada satwa lain yang menjadi brand mobnas, sebut saja ; Komodo, lebih cocok digunakan di alam bebas (pegunungan dan pantai); Esemka Rajawali, mobil hasil modifikasi anak2 SMK Malang, dan Nuri; saudara Tawon. Mudah-mudahan satwa lain ; Jaguar, Mustang, Cobra yang masih berkeliaran tidak menggerus mobnas karya aseli (bukan plasu) generasi ACI. Salam Bruumm…bruum…

19 Tanggapan to “Kisah Kancil, Tawon dan Gudel dengan Satwa Lainnya Yang Hidup Berdampingan”

  1. cintai produk dalam negeri ya mas…😀

  2. si kancil lebih asoy deh drpada si bajaj bajuri🙂 ..hehee..lanjutkan

  3. Musti gencar melakukan promosi biar nasib Maleo tidak menurun pada Gudel dan Tawon.

  4. Di Indonesia selain kancil ada kuda ada kijang, ntr ada palagi ya? hehehehe

  5. indonesia memang kaya akan sumber daya hewani

  6. kancil suka mencuri ketimun … heheh

    tolong tugasnya diambil ..

    salam 🙂

  7. […] selengkapnya: Kisah Kancil, Tawon dan Gudel dengan Satwa Lainnya Yang Hidup … Pulsa Paling Murah Article Directory Free […]

  8. Selama ini program mobil nasional selalu gagal dan tak mampu sukses masuk pasaran. Entah karena kalah bersaing, kalah kualitas atau justru karena bangsa ini tidak cinta produk buatan dalam negeri. Banyak faktor yang menjadi sebab semua itu.

  9. wow nama-nama tokohnya keren-keren.. terkesima saya mas bacanya🙂

  10. Semoga satwa mobnas Indonesia bisa survive dan tidak punah.

    #turut mendukung

  11. Penyusunan kalimatnya sangat menarik, btw riwayat mobnas seperti bengawan solo, mengalir sampai jauh … akhirnya nyampe “kelaut” … Tetap dan selalu optimis pastinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: