Archive for the transportasi Category

Kring.. kring..Gowes gowes

Posted in namakuananda, Story, transportasi with tags , , , on 28 Juni 2011 by namakuananda

Minggu pagi 26 Juni 2011 selapas  subuh, sinar sang fajar  masih malu-malu menyapa bumi Bintara ketika seribumi  di bekap embun, angin semilir terasa  sejuk di badan. Sepeda pancal (bukan motor) di garasi rasanya sudah tak kuasa menungguku, haiyaah… arep nang ndi toh (mau kemana).

Kaos Jersey (kaos olah raga yang dapat menyerap keringat dan adem), short (celena pendek untuk bersepeda) + arm cooler (mirip yang di pakai muslimah untuk menutupi lengan tangan) sudah melekat di badan.  Minuman, roti, handuk kecil sudah siap di ransel, saatnya cek sepeda pancal:  saddle seat (jok sepeda) ditinggikan sesuai kaki yang semampai, rantai + gear di semprot dulu pake minyak pelumas, isi air putih di bottle buat syarat biker,  tak lupa warming up sambil ngemil. 1,2,3 … Go West. Baca lebih lanjut

Iklan

Kisah Kancil, Tawon dan Gudel dengan Satwa Lainnya Yang Hidup Berdampingan

Posted in desain grafis, namakuananda, pendidikan, transportasi with tags , , , on 19 Juni 2011 by namakuananda

[Bukan fabel]  Kancil, Tawon, dan Gudel, ketiga pemain ini berkarakter unik. Kancil dalam segala cerita di gambarkan sebagai binatang yang dikenal dengan sosok cerdik, lincah dan licik, mirip rusa tapi kecil; Tawon (bukan lebah), serangga terbang yang mempunyai mandibula untuk menggigit, kakinya berukuran sama, rambut tipis dan berbadan ramping. Gudel, sebutan untuk anak kerbau. Meski masih anak-anak, gudel mempunyai kulit yang keras dan tenaga ekstra dibanding binatang seangkatannya, sebut saja cempe (anak kambing), belo (anak kuda), pedet (anak sapi). Beda dengan kancil dan tawon, Gudel paling suka bermain di lumpur (air – tanah). Itulah sedikit gambaran ketiganya yang akan mewarnai cerita ini. Baca lebih lanjut

Bentor – Becak Motor Masih Menjadi Pilihan Rakyat

Posted in namakuananda, transportasi with tags , , , , , , , on 5 Juni 2011 by namakuananda

Bentor atau lebih dikenal dengan sebutan BEcak moNTOR adalah kendaraan roda 3 yang digerakkan oleh mesin (kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yang berada pada kendaraan itu) yang sudah dimodifikasi (kendaraan bermotor yang diubah bentuk dan/atau peruntukannya yang dapat mengakibatkan perubahan spesifikasi teknik utama). Ada 2 macam bentuk bentor, pengemudi di depan dan pengemudi di belakang persis seperti becak. Trasportasi ini dipilih karena karakter bentor dapat menjelajah memasuki kawasan padat penduduk, dapat melayani jarak pendek, dan sebagai pengganti angkutan kota yang memang mempunyai trayek khusus. Baca lebih lanjut

Wong Kampung Numpak Kapal Mabur

Posted in Manajemen Diri, namakuananda, Story, transportasi with tags , , , on 23 Mei 2011 by namakuananda

Judul di atas dapat diartikan, Orang kampung naik pesawat terbang.

Dulu sewaktu kecil ketika melihat pesawat terbang melintas di atas perkampungan rasa hati ini senang banget, gag tahu mengapa, apalagi melihat pesawat jet yang tinggi di atas awan mengepulkan asapnya membentuk gumpalan awan yang membekas. Tangan melambai-lambai, dada-dada, pokoknya senang banget ,padahal sang pilot tak melihat kita yang berada di bawah.

Beberapa tahun silam, “Gama takut naik pesawat ya?”. Kalimat inilah yang selalu mengiang dan kadang lucu terdengarnya ketika mau naik pesawat. Saat itu Si Bos menawarkan perjalanan udara dari Jakarta – Surabaya untuk sekedar daftar tender pengadaan Mobil Pemadam kebakaran keesokan harinya.  Bukannya aku menolak jalan udara dan memilih jalan darat,  akan tetapi jalan udara pasti lebih ribet, membutuhkan administasi yang lengkap, missal KTP. Nah inilah mengapa aku pilih jalan darat , naik Bus malam dari Bogor ke Surabaya ketimbang jalan udara, judulnya ketika itu : aku tanpa identitas, tahu diri sebelum  kepental di bandara. Toh kalau naik bus sampainya juga pagi hari, masih ada waktu untuk rehat sebentar. Akhirnya Si Bos memahami diriku yang asli  Bonek Suroboyo walau alasan tanpa identitas tak ku ceritakan.  Jo lali yo KTP ki perlu gae mabur  (jangan lupa ya, KTP itu perlu buat terbang ) hehehe… Baca lebih lanjut

Safety Riding

Posted in namakuananda, renungan, Story, Tak Berkategori, transportasi with tags , , , , on 8 Mei 2011 by namakuananda

Semoga cerita singkat ini tidak akan terjadi pada anda ketika mengendarai sepeda motor.

Seperti biasa, sebelum berangkat kerja (pagi) cek motor dan menghidupkan mesin walau sebentar. Sip, Tunggangan gag rewel dan sedikit pemanasan biar gag kaget dijalan, Bismillah – hati-hati dan konsentrasi. Bukan harapan, selalu terlintas bayangan akan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki misal; ban bocor, rantai putus, selip di jalan bahkan tabrakan. Ikhtiarlah obat yang paling ampuh, karena tujuan awal mencari nafkah yang halal. Baca lebih lanjut

Pintu Supir Mobil Bus Ditiadakan

Posted in artikel, transportasi with tags , , , , , , , , , , , , , , , on 17 April 2011 by namakuananda

Baru nyadar kalo tulisan Pintu Supir Mobil Bus Ditiadakan di blog kontrakan  Repost di kaskus, ya beginilah kalo kontrakan jarang di tongkrongin. It’s woukeey mas bro 🙂

Pernahkah anda menjumpai atau naik mobil bus tidak berpintu sopir? Mengapa pada bagian pintu kanan depan, tepatnya pada pintu sopir ditiadakan? Memang aneh keliahatannya. Semua itu bercermin kepada Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Tentang Peniadaan Pintu Keluar Bagi Pengemudi No. AJ.4G3/4/1A/DRJD/2007. Isi himbauan itu adalah : Dalam rangka meningkatkan bentuk tanggung jawab pengemudi bus dalam mengemudikan kendaraannya sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan keamanan penumpang, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : Baca lebih lanjut

Bonek gag Harus Bonek

Posted in Manajemen Diri, renungan, Story, transportasi with tags , , on 12 Juni 2009 by namakuananda

Dua rakaat ditutup  salam siang itu.

Ku tatap sebagian sudut kota di depan stasiun, tak terlihat dan terdengar ingar seperti layaknya Ibu Kota. Bukan becak atau helicak tapi Bentor yang hilir mudik saling menyusul mengantar penumpang. Sepertinya di setiap sudut stasiun mungkin sama persis, penjaja Koran, penjual asongan, calon penumpang, calo tiket, gepengpun ikut berkolaborasi menghidupkan suasana. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: