Dari Bung Tomo sampai Bungkusan Gombal

Posted in Manajemen Diri, artikel, pendidikan, renungan dengan kaitan (tags) , , , , , on November 10, 2009 by namakuananda

Pahlawan, siapakah yang pantas di sebut pahlawan?

Sedikit kilas balik 64 tahun yang lalu, tepatnya 27 Oktober 1945 pertempuran di Kota Surabaya tak pelak dapat dihindari lagi, sekutu yang dimotori tentara Inggris menggandeng tentara Belanda menyerang Kota Surabaya dengan alas an bahwa tentara sekutu telah menang dan Belanda bagian sekutu, maka pemerintah belanda berhak mendirikan pemerintahan Hindia Belanda Republik Indonesia.

Singkat kata, setelah tewasnya Brigjen Mallaby di Gedung Internatio akibat mobil yang ditumampanginya meledak, Mayjen Mansergh sebagai pengganti brigjen Mallaby mengeluarkan ultimatum sampai dengan batas jam 6 pagi 10 Nopember 1945 yang berisi bahwa semua orang pimpinan dan orang Indonesia harus meletakan senjata dan menyerahkan diri. Karena dianggap tak menghiraukan ultimatum sekutu, pagi itu juga tentara sekutu melancarkan agresi dengan kekuatan penuh di setiap sudut kota. Pertempuran sengit di kota Surabaya yang sekarang di kenal sebagai Kota INDAMARDI (Industri Dagang Maritim dan Pendidikan). Tak sedikit Harta dan nyawa dipertaruhkan untuk membela bumi pertiwi , Indonesia. Sebagai perwujudan mempertahankan kemerdekaan, Bung Karno RI. 1 pada tanggal 10 Nopember 1950 menganugerahkan kota Surabaya sebagai kota Pahlawan. Baca selebihnya »

Tertipu gambar sendiri

Posted in Story, artikel, desain grafis, media pembelajaran, pendidikan, software dengan kaitan (tags) , on November 7, 2009 by namakuananda

Lho lho lho lho . . . gambar meja kok begitu hahaha . . ., coba deh perhatikan gambar meja yang di gambar dengan menggunakan aplikasi corel draw di bawah ini dengan seksama. Pasti ada yang aneh.

Masih ingat dibenak ketika SD dulu belajar menggambar tentang bentuk sederhana, Persegi panjang, bulat, kotak, kubus, kerucut dsb. Menggoreskan pensil dengan atau penggaris di kertas gambar dengan hati-hati dan sesekali melihat contoh gambar yang ada cukup memberi nilai tersendiri saat itu. Ketika menggambar bentuk sederhana, secara tak sadar gambar yang sedang kita kerjakan sudah mengirim sinyal beberapa kb memori ke otak. Hal itu memungkinkan kita mengingat bentuk itu sampai sekarang. Baca selebihnya »

Aku ingin jadi anak band

Posted in Story, musik, pendidikan dengan kaitan (tags) , , , on Oktober 31, 2009 by namakuananda

Aku anak band, itulah keinginan yang dilampiaskan 4 bocah di taman bermain area sekolah siang itu. Sebut saja keempat bocah itu Akbar, Arif, Dion dan Diki. Baju seragam yang mereka kenakan masih lengkap kecuali sepatu yang tidak mereka kenakan. Tidak salah lagi, mereka memang anggota marching band Sekolah Dasar Insan Teladan Bogor, terlihat ekspresi Dion saat menggebuk tempat untuk menyiram tanaman yang terbuat dari plastic, Akbar memegang sapu yang dijadikan stand mic, Diki seolah memetik gitar dengan jarinya yang lentik menggunakan gagang aluminium pembersih lantai dan Arif meniup terompetnya yang terbuat dari corong. hahahaha . . . ada- ada aja ekspresi mereka. Baca selebihnya »

Ayo Sekolah Rek…

Posted in artikel, pendidikan dengan kaitan (tags) , , , , , , , on Juli 12, 2009 by namakuananda

Hanya beda beberapa menit, jumlah nominal satu juta enam ratus ribu rupiah sangat berbeda nilainya. Mengapa sampai terjadi rentang atau gradasi nilai dalam jumlah nominal tersebut? Baca selebihnya »