Pahlawan, siapakah yang pantas di sebut pahlawan?
Sedikit kilas balik 64 tahun yang lalu, tepatnya 27 Oktober 1945 pertempuran di Kota Surabaya tak pelak dapat dihindari lagi, sekutu yang dimotori tentara Inggris menggandeng tentara Belanda menyerang Kota Surabaya dengan alas an bahwa tentara sekutu telah menang dan Belanda bagian sekutu, maka pemerintah belanda berhak mendirikan pemerintahan Hindia Belanda Republik Indonesia.
Singkat kata, setelah tewasnya Brigjen Mallaby di Gedung Internatio akibat mobil yang ditumampanginya meledak, Mayjen Mansergh sebagai pengganti brigjen Mallaby mengeluarkan ultimatum sampai dengan batas jam 6 pagi 10 Nopember 1945 yang berisi bahwa semua orang pimpinan dan orang Indonesia harus meletakan senjata dan menyerahkan diri. Karena dianggap tak menghiraukan ultimatum sekutu, pagi itu juga tentara sekutu melancarkan agresi dengan kekuatan penuh di setiap sudut kota. Pertempuran sengit di kota Surabaya yang sekarang di kenal sebagai Kota INDAMARDI (Industri Dagang Maritim dan Pendidikan). Tak sedikit Harta dan nyawa dipertaruhkan untuk membela bumi pertiwi , Indonesia. Sebagai perwujudan mempertahankan kemerdekaan, Bung Karno RI. 1 pada tanggal 10 Nopember 1950 menganugerahkan kota Surabaya sebagai kota Pahlawan. Baca selebihnya »











